Artha Graha Target 1500 Nasabah KUR

Percetakan Zulvis Printing

Maluku Bisnis – Ambon. Kucuran dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) diharapkan mampu menjangkau kelompok usaha mikro kecil (UMKM). Karena itu Bank Artha Graha menggandeng pihak ketiga, yakni PT Budi Mas untuk melakukan sosialisasi.

“Budi Mas itu sekaligus bapak angkat untuk kelompok UMKM yang jadi nasabah Bank Artha Graha,” jelas Manager KUR PT Bank Artha Graha Jefry Mailoa kepada Infomalukuonline.com, Selasa (3/10).

Menurut Jefry, UMKM adalah pilar perekonomian nasional. Namun jika kelompok ekonomi ini tidak diberdayakan, dengan suntikan permodalan dan pendampingan seperti KUR , potensi UMKM ini sia-sia.

Soal istilan Bapak Angkat, Jefry menjelaskan, PT Budi Mas akan menjadi mitra kerja bagi pihaknya, maupun kelompok UMKM penerima KUR.

Sebagai pihak ketiga, Budi Mas akan melakukan pendampingan terhadap UMKM dalam mengelola dana KUR yang mereka terima, yang besarannya sebanyak Rp 25 juta itu.

Terkait besaran KUR tersebut, aku Jefry Mailoa, dana ini harus dikembalikan oleh nasabah dalam jangka waktu 6 bulan.

Untuk mendapatkan modal usaha tersebut, syarat utama seorang calon nasabah tentunya haruslah pelaku UMKM.

Dengan memasukkan KTP, Kartu Keluarga (KK) dan Surat Keterangan Usaha dari Pemerintah Desa atau Pemerintah Kecamatan setempat. Jika ini telah dilengkapi, maka Artha Graha bisa proses untuk penyaluran dana itu.

Tapi sebelum diberikan, calon nasabah diharuskan menandatangani kesepakatan dengan pihak Bank Artha Graha dan mitranya, Budi Mas.

Diakui pegembalian dana kerap sulit dilakukan oleh nasabah. Untuk itu pihaknya, kata Jefry punya kiat-kiat agar hal itu tidak terjadi.

Salah satu kiat tersebut, adalah menyarankan nasabah membentuk kelompok usaha. Yakni, beberapa orang pelaku UMKM, sebut saja beberapa pedagang ‘Papalele’ penjual sayur atau ikan, dan sebagainya.

“Harus cari teman usaha bentuk kelompok. Lalu buat perjanjian, nanti beta jadi saksi. Dan orang usaha itu jang satu biking susah laeng. Intinya kita punya mekanisme, supaya nasabah tidak terbeban. Hanya diingatkan lagi, setelah 6 bulan, harus bayar. Memang ada yang terlambat bayar tapi biasanya bisa selesaikan secara kekeluargaan,” terang Jefry.

Ditanya soal, ekspansi PT Bank Artha Graha terkait penyaluran KUR kepada masyarakat, Jefry menyatakan pihaknya masih fokus di Kota Ambon dan sekitarnya.

Namun paling tidak, ungkap dia, Bank Artha Graha telah menargetkan sebanyak 1500 nasabah KUR. Dengan suntikan modal usaha sebesar Rp 25 juta itu.

Percetakan Zulvis Printing

“Kita memang belum expand ke seluruh Maluku. Masih fokus di Pulau Ambon, dengan target nasabah sebanyak itu,” katanya. [IM/MB]

585 Total Pembaca 3 Yang Baca Hari Ini
Bagikan Info Ini :Share on Facebook
Facebook
1Share on Google+
Google+
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin
Distro Ambon